
WASHINGTON – Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mengusulkan perluasan wewenang Federal Maritime Commission (FMC) untuk mengawasi serta menegakkan kepatuhan aturan kargo prioritas kapal berbendera nasional melalui rancangan National Defense Authorization Act (NDAA).
Klausul legislasi baru tersebut bertujuan memperketat kepatuhan instansi federal dalam memenuhi kuota pengangkutan logistik menggunakan armada komersial domestik. Sebagaimana dilansir oleh Holland & Knight, inisiatif ini dirancang guna memastikan mandat cargo preference dapat ditegakkan secara terstruktur dan terukur.
Melalui wewenang baru yang diusulkan, FMC akan memiliki kewenangan hukum untuk memeriksa kepatuhan kontrak pengapalan sekaligus menjatuhkan sanksi jika ditemukan pelanggaran. Penguatan regulasi ini diproyeksikan memberikan perlindungan terhadap stabilitas operasional industri perkapalan niaga yang memiliki nilai strategis bagi ketahanan logistik nasional.
Pengamat maritim menilai penambahan fungsi penegakan hukum bagi komisi federal ini menandai komitmen pembaruan tata kelola pelayaran komersial. Pembahasan ketentuan tersebut saat ini masih berlanjut di tingkat legislatif sebelum disahkan menjadi regulasi final.


