
DUBAI – Militer Iran mengklaim empat kapal tanker terbakar setelah diduga menghantam ranjau di sekitar Selat Hormuz. Klaim mengenai penyebab dan jumlah kapal tersebut masih memerlukan verifikasi independen.
Hingga laporan ini diterbitkan, identitas kapal, tingkat kerusakan, dan kondisi awak kapal dalam empat insiden yang diklaim Iran belum terkonfirmasi secara independen. Belum ada dasar terverifikasi untuk menyatakan seluruh awak telah dievakuasi.
Menurut laporan AFP pada 30 Oktober 2026, Garda Revolusi Iran menyebut tiga tanker terbakar setelah menghantam ranjau di jalur selatan Selat Hormuz. Militer Iran kemudian melaporkan satu tanker lain di sebelah timur selat. Ini adalah pernyataan pihak Iran, bukan konfirmasi independen atas seluruh insiden.
Associated Press juga mencatat bahwa laporan Iran tentang tanker yang menghantam ranjau belum dapat dikonfirmasi secara independen. Perbedaan antara klaim pihak yang berkonflik dan laporan yang telah diverifikasi perlu diperhatikan pembaca.
Bagi operator kapal tanker dan pelaut, langkah yang tepat adalah memeriksa peringatan navigasi dan informasi keamanan maritim resmi terbaru sebelum transit. Artikel ini tidak menyimpulkan bahwa empat insiden telah diverifikasi atau bahwa ada perintah evakuasi tertentu.

