
JAKARTA – Komando Militer Amerika Serikat melaporkan bahwa lebih dari 95 persen kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz dapat berlayar dengan aman tanpa mengalami insiden maritim di tengah eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Sebagaimana diberitakan ANTARA News, pengawasan rute pelayaran strategis tersebut menunjukkan bahwa arus distribusi logistik dan energi dunia melalui koridor sempit tersebut sebagian besar tetap berjalan lancar di bawah pemantauan ketat armada koalisi maritim internasional.
Pihak militer menegaskan komitmennya untuk mempertahankan stabilitas koridor perairan bebas demi kelancaran operasional kapal niaga yang melayani jalur perdagangan global antarbenua.
Langkah pengamanan ini ditujukan guna meminimalkan risiko ancaman keamanan laut sekaligus memberikan kepastian perlindungan bagi keselamatan para awak kapal yang melintasi kawasan perairan rawan konflik tersebut.

